Arsip Blog

PENENTANG DAKWAH SALAFIYAH, DR. SAID RAMADHAN AL BUTHI MENJADI TOKOH PEMBELA REZIM SYI’AH BASHAR ASSAD

JAKARTA (gemaislam) - Puluhan ribu kaum muslimin meninggal dunia, jutaan warga kehilangan tempat tinggal, para Janda dan anak yatim bertebaran dimana-mana. Itulah ulah Bashar Assad, membunuh dan membantai rakyatnya sendiri dengan cara yang kejam.

Meskipun kejahatan rezim Syi’ah dilakukan dengan terang-terangan, masih saja ada yang menjadi pembelanya. Jika yang menjadi pembela sama-sama beraqidah Syi’ah, itu masih dianggap wajar, tetapi jika yang menjadi pembelanya adalah orang yang ditokohkan oleh muslim sunni, bahkan dianggap sebagai ulama, maka ini adalah musibah besar.

Seorang ulama pengibar panji Sufi dan menjadi rujukan muslim dunia, Syaikh DR. Said Ramadhan Al Buthi menjadi salah satu pembela rezim Syi’ah Bashar Assad. Hal itu sangat mengejutkan banyak pihak, terlebih lagi beberapa waktu lalu dia berbicara dalam video yang diunggah di Youtube tentang dukungannya terhadap Hasan Nasrullah (pimpinan Hizbullah Lebanon yang beraqidah Syi’ah Rafidhah).

Syaikh yang sudah tua renta ini tidak bisa lagi diharapkan oleh ummat. Dia membela rezim Bashar Assad yang kejam, sekarang banyak para muridnya yang meninggalkannya, demikian dikatan Syaikh Ghoyyats Abdul Baqi Asy Suraiqi, Aktifis Islam asal  Suriah dalam acara diskusi bertajuk “Setangkup Janji Untuk Suriah” di gedung Dewan Dakwah, Jakarta,  Senin (15/10).

“Apa yang bisa diharapkan dari Syaikh Said Ramadhan Al Buthi? Umurnya kini sudah diatas 80 tahun, sudah tua renta, saat ini dia telah ditinggalkan oleh para muridnya, kitab-kitab karyanya dibuang di lapangan dan dibakar. Dia menjadi pembela rezim Bashar Assad yang membantai rakyatnya sendiri,” kata Syaikh Ghoyyats dalam pemaparannya.

Pernah suatu ketika seseorang bertanya kepada Syaikh Al Buthi, kata Syaikh Ghoyyats, apa hukumnya orang yang diminta sujud terhadap foto Bashar Assad dan mengatakan laa ilaaha illaa Bashar Assad? Syaikh tersebut  menjawab bahwa berdosa jika tidak mematuhi perintah itu karena hal tersebut berarti tidak mentaati pemimpin.

Demikianlah, telah nampak siapakah sebenarnya penulis buku As-Salafiyatu Marhalah Zamaniyah Mubarakah La Madzhab Islamiy ini. Sejak lama orang ini pun telah terang-terangan menentang dakwah Salafiyah Al Mubarokah. Secara aqidah, Syaikh Al Buthi memiliki banyak penyimpangan, karena memang dia adalah seorang Asy’ari, dia menakwilkan sifat-sifat Allah, menganggap Al Quran adalah  Makhluk, mengingkari ketinggian Allah diatas makhluknya dan lain-lain. Malah sekarang menjadi pembela rezim Syi’ah Bashar Assad dan mendukung Hizbullah Lebanon pimpinan Hasan Nasrullah. (bms gemaislam.com)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.217 pengikut lainnya.