Arsip Tag: Hukum Nikah Melalui HP dan Internet

Hukum Nikah Melalui HP dan Internet | Menikah Melalui HP dan Internet | Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi orang yang adil | Harus satu tempat secara hakiki | Boleh tidak satu tempat, selama mereka bisa komunikasi langsung |

Hukum Nikah Melalui HP dan Internet | Menikah Melalui HP dan Internet | Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi orang yang adil | Harus satu tempat secara hakiki | Boleh tidak satu tempat, selama mereka bisa komunikasi langsung |

nikah lewat internet

Menikah Melalui HP dan Internet

Apa hukum aqad nikah melalui telpon?, bagaimanakah tata caranya yg benar menurut islam?

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Salah satu diantara syarat sah nikah adalah adanya saksi dalam pernikahan. Ini merupakan pendapat Jumhur ulama. (Fiqh Sunnah, 2/56)

Dan ini pendapat yang benar, berdasarkan hadis dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِىٍّ وَشَاهِدَىْ عَدْلٍ

Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi orang yang adil. (HR. Ibnu Hibban 4075 & ad-Daruquthni 3579, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)

Kemudian ulama berbeda pendapat, apakah posisi kedua saksi harus berada di satu majlis yang sama secara hakiki bersama wali dan pengantin lelaki? Ataukah mereka boleh terpisah, selama masih memungkinkan untuk dianggap satu majlis secara hukum.

Mengingat ini masalah baru yang beum ada di masa silam, kita tidak bisa mencarinya di buku fiqh klasik. Jika mengacu pada buku fiqh klasik, para ulama mempersyaratkan, semua yang terlibat dalam akad (Pengantin, wali dan dua saksi), harus ada secara bersamaan di majlis akad. Karena di masa silam, jika tidak satu majlis akad, mereka tidak bisa melakukan komunikasi langsung. Komunikasi hanya melalui surat dan tentu saja itu tertunda. Lanjutkan membaca Hukum Nikah Melalui HP dan Internet | Menikah Melalui HP dan Internet | Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi orang yang adil | Harus satu tempat secara hakiki | Boleh tidak satu tempat, selama mereka bisa komunikasi langsung |